Film Jackie Chan selalu menampilkan aksi heroik dan membuat penonton terpana. Hebatnya lagi, ia sangat jarang menggunakan stuntman, semua dilakoninya sendiri. Di umurnya yang terbilang senja yaitu 63 tahun, ia tetap berlaga di film aksi yang diadaptasi dari novel karya Stephen Leather "The Chinaman" dikisahkan Quan sebagai seorang pemilik restoran China di London yang sedang mencari pembunuh putrinya, Fan (Katie Leung).
Dikaitkan dengan usianya yang sudah semakin senja, maka tingkat aksi Jackie Chan dikurangi dengan stunt yang lebih ringan. Daripada mempertunjukkan aksi, Sutradara Martin Campbell dan penulis naskah David Marconi lebih menekankan pada pergolakan batin antara seorang ayah yang kehilangan anaknya.
Berawal dari kisah melankoli seorang ayah pada umumnya yang menyesuaikan diri dengan putrinya ketika beranjak dewasa, memiliki kekasih, pergi ke promnite, lulus sekolah, dan akan tinggal terpisah. Namun harapan indahnya dikecewakan dengan kematian putrinya karena tewas akibat bom yang meledak akibat intrik politik pemerintah dengan kaum separatis sebuah kelompok.
Pemerintah tidak tinggal diam dengan hal tersebut, namun Quan merasa tindakan pemerintah sangat lamban dalam menemukan pelaku pengeboman. Kemudian ia memutuskan untuk mencari tahu sendiri nama pelaku pengebom putrinya. Semua hal dilakukan demi balas dendam, termasuk mengancam Liam Hennessy (Pierce Brosnan) wakil menteri Irlandia Utara yang diduga terlibat pengeboman.
Latar belakang Quan yang merupakan seorang tentara yang tergabung dalam pasukan khusus dapat menggali informasi melalui cara apapun, termasuk bertahan di dalam hutan dan mepersiapkan amunisi perang miliknya untuk menyelinap ke dalam rumah tinggal pribadi Liam Hennessy di sebuah peternakan. Namun aksinya diketahui oleh penjaga, dan terjadilah pengejaran dalam hutan.
Liam merupakan mantan anggota IRA (Irish Republican Army) radikal yang saat ini memiliki kontrol untuk menjembatani perdamaian dengan Inggris, namun tindakannya dianggap sebagai pengkhianatan oleh anggota lainnya, ditambah dengan pergolakan rumah tangganya yang membuatnya semakin tertekan.
Aksi political thriller sungguh berhasil ditampilkan oleh penulis skenario, David Marconi. Peran Quan sesuai dengan porsi Jackie Chan, yang mana ia digambarkan sebagai seorang lelaki paruh baya yang lebih melibatkan emosional karena kehilangan putrinya yang tewas dalam insiden pengeboman.
Penggemar Jackie Chan wajib nonton! :p
Rate : 8.6/10